Jumat, 29 Juni 2012

Tulisan Manusia dan Cinta Kasih

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Manusia diciptakan Tuhan dengan sempurna dan memiliki rasa cinta kasih terhadap manusian lainnya.Didalam kehidupan sehari – hari manusia selalu saling membutuhkan satu sama lain dalam segala aktivitas yang dikerjakannya.Cinta kasih itu harus tertanam dalam setiap diri manusia karena dengan cinta kasih terhadap manusia akan membuat hidup ini menjadi indah.akan tetapi manusia saat ini banyak yang kehilangan cinta kasih terhadap manusia lainnya mungkin dikarenakan faktor – faktor yang menyebabkan manusia itu sendiri berubah sikap.Manusia memang memiliki sifat yang berbeda –beda tapi hati nuraninya memiliki cinta kasih yang besar terhadap yang lainnya.Dan apabila manusia sudah tidak memiliki sikap cinta kasih terhadap manusia lainnya maka hidup ini tidak akan bermakna karena dengan cinta kasih banyak memberikan perubahan – perubahan yang positif dalam kehidupan kita sehari – hari.
Dengan adanya cinta kasih dalam diri manusia timbulah rasa saling memiliki satu sama lain, rasa saling menghormati dan menghargai satu sama lain sungguh indahnya bila semua manusia didunia memiliki rasa cinta kasih terhadap manusia lainnya pasti di dunia ini tidak ada perpecahan dan kemiskinan, karena manusia saling peduli, saling memberi satu sama lain tidak memandang suku , ras dan agama.Hidup akan terasa sangat damai bila kita selalu menjaga cinta kasih terhadap manusia lainnya.Karena pada hakekatnya manusia diciptakan tuhan untuk saling mencintai satu sama lainnya walaupun mereka berbeda, tidak ada sifat saling melecehkan dan menjatuhkan antara manusia dengan manusia lainnya.Di zaman sekarang ini hanya sedikit manusia yang masih memiliki sifat cinta kasih terhadap manusia lain, mereka yang memiliki rasa cinta kasih terhadap manusia lainnya pasti selalu memberi bila ada manusia yang sedang kekurangan, selalu menolong dengan senang hati bila ada orang yang sedang membutuhkan.Rasa seperti itu bukan merupakan hal yang canggung bagi manusia karena hal seperti itu sudah murni dan tumbuh dari hati jadi tidak dibuat – buat dan hal seperti itu sudah biasa dilakukan oleh orang – orang yang memiliki rasa cinta kasih.
Mereka bangga dengan memiliki rasa cinta kasih yang tinggi terhadap sesama manusia lainnya, karena dengan seperti itu manusia – manusia yang lainnya bisa mengambil contih dari sikap – sikap cinta kasih yang mereka terapkan dalam kehidupannya sehari – hari.tapi bagi manusia yang memiliki rasa cinta kasih yang masih rendah terhadap manusia yang lainnya pasti akan merasa canggung melakukan hal – hal yang belum pernah mereka lakukan yang tujuaanya bersifat positif.Bila kita ingin mempunyai rasa cinta kasih yang tinggi terhadap manusia yang lainnya, bisa kita mulai dari keluarga kecil kita yang ada dirumah bisa kita ajarkan kepada anak – anak dan orang tua kita yang ada dirumah setelah itu mulai diterapkan dengan baik,bila sudah diterpakan dalam keluarga kita maka kita sudah memiliki rasa cinta kasih yang tinggi terhadap keluarga kita dan pasti keluarga kita akan menjadi keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang.
Setelah kita sudah menerapkan rasa cinta kasih pada keluarga kita, kita tidak sampai disitu saja menerpakan rasa cinta kasih kepada keluarga.Dan bila kita keluar dari rumah coba kita menerapkan rasa cinta kasih itu terhadap teman – teman yang ada disekitar kita dan juga mengajarkan cinta kasih terhadap mereka yang belum mengetahui atau memahami arti pentingnya sebuah rasa cinta kasih terhadap manusia yang lainnya.Bila teman – teman kita sudah memahami dan mengerti arti pentingnya sebuah rasa cinta kasih yang tinggi maka kita memiliki teman – teman yang solidaritas terhadap kita bahkan mereka sudah menganggap kita seperti saudara dan juga memiliki rasa saling mengharagai dan menghormati bila ada perbedaan pendapat.Rasa cinta kasih tidak sampai hanya disitu saja tetapi rasa cinta kasih itu luas dan akan selalu tumbuh pada setiap diri manusia.
Selanjutnya bila rasa cinta kasih yang sudah kita ajarkan dan diterapkan kepada keluarga, saudara dan teman, sekarang kita mencoba menerapkannya dalam masyarakat luas, disini tidak mudah untuk menerapkan rasa ciinta kasih terhadap masyarakat karena mereka memiliki sifat yang berbeda- beda dan juga memiliki pendapat yang berbeda – beda.agar tidak ada perelisihan diantara manusia – manusia yang lainnya kita harus menerapkan rasa cinta kasih terhadap mereka, bila ada perbedaan pendapat kita bisa untuk menghargai pendapat mereka dan kita tidak boleh memenangkan ego kita masing – masing.Denga begitu mereka akan terbiasa dengan rasa cinta kasih mereka dan akan selalu diterapkan di dalam masyarakat lainnya.
Dengan sudah diterapkannya rasa cinta kasih di dalam keluarga , saudara, sahabat dan dimasyarakat , kita sudah memiliki suatu kehidupan yang sangat indah didunia ini damai selalu tidak ada rasa saling memiliki satu sama lain semua sama dan mereka saling berbagi satu sama lain saling menghargai dan menghormati itulah betapa pentingnya kita sebagai manusia memiliki rasa cinta kasih dalam diri kita apalagi jika rasa cinta kasih itu kita terapkan kepada siapapun dalam dunia ini dan selalu kita biasakan maka akan tercipta kasih sayang yang indah di dalam hidup ini.

Tulisan KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN


KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR
DALAM KESUSASTRAAN


Konsepsi ilmu budaya dasar didalam kesusastraan memegang peranan penting karena seni ini adalah cerminan dari nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam masyarakat sejak lama, seni juga membuat orang yang ingin mengutarakan pendapat atupun gagasannya menjadi mudah untuk berkomunikasi.
IBD dalam kesusastraan dapat diartikan dalam bentuk prosa, cerita, hikayat,  dan novel. Bentuk kesusastraan tersebut dapat mem
berikan pengaruh positif kepada masyarakat karena dapat memberikan wawasan tambahan, kesenangan, dan melestarikan budaya Indonesia.
Hikayat terkenal pada zaman dahulu karena menceritakan tentang kejadian dimasa lalu. Banyak cerita-cerita kejadian zaman dahulu dan masih terkenal di zaman sekarang contohnya cerita malin kundang seorang anak lelaki yang pergi merantau, pada saat ia kembali, ia durhaka kepada ibunya dan kemudian malin kundang di kutuk sang ibu menjadi batu.
            Sampai sekarang cerita malin kundang masih sangat terkenal dikalangan masyarakat bahkan ada sebuah batu yang berbentuk seorang manusia sedang sujud. Masyarakat setempat mempercayai kalau batu itu adalah malin kundang yang dikutuk ibunya. Banyak cerita-cerita hikayat selain malin kundang.
            Cerita hikayat memberikan dampak positif karena nilai-nilai etika yang terkandung di dalam cerita mengajari kita untuk memahami nilai dari arti sebuah kehidupan. Selain cerita hikayat, kesusastraan  dalam bentuk novel, puisi dsb .
Contoh puisi:

PADAMU JUA

                        Habis kikis
                        Segala cintaku hilang terbang
                        Pulang kembali akan padamu
                        Seperti dulu

                        Kaulah kandil kemerlap
                        Pelita jendela dimalam gelap
                        Melambai pulang perlahan
                        Sabar, setia selalu

                        Satu kekasihku
                        Aku manusia
                        Rindu rasa
                        Rindu rupa
                        Dimana engkau
                        Rupa tiada
                        Suara sayup
                        Hanya kata merangkai hati

                        Engkau cemburu
                        Engkau ganas
                       
                        Mangsa aku dalam cakarmu
                        Bertukar tangkap dengan lepas
                        Nanar aku, gila sasar
                        Sayang berulang padamu jua
                        Engkau pelik menarik angina
                        Serupa dara dibalik tirai

                        Kasihmu sunyi
                        Menunggu seorang diri
                        Lalu waktu-bukan giliranku
                        Matahari bukan kawanku….

Puisi yang mengungkapkan pandangan hidup Ketuhanan dan ratapan hati Amir Hamzah yang hancur luluh karena tali cintanya yang telah begitu mesra dengan seorang gadis jawa direnggut dan diputuskan oleh ayahnya. Yang akan menjodohkan puteranya dengan gadis pilihan ayahnya.

Manusia dan Budaya ( Tulisan )

MANUSIA & KEBUDAYAAN
Manusia adalah mahluk ciptaan tuhan yang sempurna dan memiliki rasa sosialisasi terhadap lingkungan di sekitar dan juga masyarakat.Di dalam kehidupan sehari – hari manusia selalu terikat dengan manusia lain hubungan saling keterikatan inilah yang menjadi titik kehidupan manusia sebenarnya, sifat manusia itu sendiri berbeda – beda dan juga memiliki pendapat yang berbeda –beda.Karena manusia adalah mahluk sosial jadi selalu saling membutuhkan satu sama lainnya, dan pada hakekatnya manusia itu tidak dapat hidup sendiri untuk menjalani aktivitasnya.
Dan dalam setiap perbedaan diantara manusia – manusia yang lain disitu munculah rasa persatuan dalam diri setiap manusia, walaupun hakekatnya mereka berbeda tapi memiliki satu tujuan yang sama untuk hidup yang aman, nyaman ,tenteram, sejahtera dan damai di dunia ini.Diantara perbedaan – perbedaan pada setiap diri manusia entah itu dari sifat,adat dan bahasa timbulah sebuah Kebudayaan.Kebudayaan adalah salah satu kebiasaan adat manusia pada setiap daerah – daerah yang ada di Indonesia ini yang dari dulu hingga sekarang keberadaannya selalu dilestarikan dan dikembangkan oleh manusia.Karena kebudayaan itu sendiri merupakan perhiasan atau pusaka yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, maka dari itu kebudayaan di Indonesia ini harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan agar kebudayaan di Indonesia ini tidak mati dan akan selalu hidup.
Disini manusia sangat berperan penting dalam menjaga.melestarikan dan mengembangkan kebudayaan indonesia ini, karena kalau manusia itu sendiri tidak menjaga,melestarikan dan mengembangkan kebudayaan kita, maka kebudayaan kita pasti akan mati dan Indonesia tidak memiliki citra seni dalam kehidupan ini, sungguh amat disayangkan.Betapa tidak akhir – akhir ini manusia banyak yang tidak peduli dengan kebudayaan kita sendiri mereka justru lebih mengikuti kebudayaan luar, hal inilah yang membuat indonesia semakin terpuruk karena kebudayaan kita sendiri manusianya tidak berperan penting dalam menjaga dan mencintai kebudayaannya.
Bila dilihat – lihat kita hidup di Indonesia ini merupakan suatu kebanggan bagi diri kita sendiri, mengapa? Ya karena Indonesia itu sendiri memiliki beraneka ragam kebudayaan- kebudayaan yang indah dan unik dan tidak semua negara memiliki kebudayaan seperti yang dimiliki negara kita, untuk itulah kita wajib menjaga dan melestarikan kebudayaan kita agar tidak di klaim oleh negara lain.
Agar manusia itu sendiri bisa menjaga, melestarikan dan mengembangkan budaya kita, perlu adanya ditanamkan rasa cinta dan menyukai kebudayaan kebudayaan yang ada di Indonesia ini, dimulai dengan perlahan – lahan mengenalkan lebih dalam tentang budaya – budaya yang ada di indonesia ini dan mencoba untuk memahami tentang kebudayaan – kebudayaan tersebut dengan begitu kita dapat mencintai dan menjaga kebudayaan kita sendiri.
Seharusnya manusia itu bisa berfikir untuk masa depan yang lebih maju lagi tentang kebudayaan – kebudayaan kita yang sekarang ini bisa dibilang sedang terpuruk, karena akhir- akhir ini manusia dalam negeri kita sendiri saling melecehkan, saling menjatuhkan antara manusia satu dengan manusia lainnya, kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya dan suku yang satu dengan suku yang lainnya tentang kebudayaan – kebudayaan mereka hanya karena mereka berbeda pendapat,sungguh menyedihkan karena seharusnya kita bersatu dan tidak terpecah - belah seperti itu,seharusnya kita membanggakan kebudayaan – kebudayaan kita bukan untuk menjelek – jelekan budaya kita.
Di indonesia saat ini sudah banyak sekali kebudayaan – kebudayaan asing yang masuk ke Negara kita dengan sekejap saja kebudayaan – kebudayaan asing itu sudah bisa menyulap sifat- sifat bahkan gaya hidup manusia di negara kita mereka sudah terpengaruh terhadap trend – trend masa kini sesuai dengan seiringnya perkambangan zaman ini, itu merupakan salah satu dampak negatif bagi manusia di negara kita karena tidak sedikit manusia yang sudah mengikuti kebudayaan – kebudayaan asing tersebut bahkan sudah sebagian besar manusia di negara kita yang mengikuti kebudayaan – kebudayaa asing itu.
Karena dengan masuknya budaya – budaya asing tersebut ke negara kita itu sudah merusak moral para manusia – manusia yang sudah mengikutinya.Secara tidak langsung mereka sudah merusak etika – etika dalam kehidupan yang ada di negara kita, di negara kita yang dahulu mengajarkan etika – etika dalam kebudayaan, sekarang sudah rusak karena banyak diantara mereka yang tidak mempedulikan kebudayaan kita yang memiliki citra kesenian dan keindahan yang tersendiri untuk kita, dan mereka lebih mencintai gaya hidup kebudayaan asing.Untuk menghidupkan dan mengindahkan kembali kebudayaan asli Indonesia kita salah satunya adalah setiap manusia harus kreatif dan inovatif untuk mengembangkan kebudayaan kita agar kebudayaan kita lebih dicintai oleh manusia – manusia dalam negeri kita sendiri.Selain itu kita juga harus membanggakan kebudayaan kita dibandigkan dengan kebudayaan asing tersebut, dengan begitu Indonesia memiliki Manusia – manusia yang berbudi pekerti yang baik, cinta terhadap kebudayaan sendiri dan juga bisa memajukan Indonesia ini.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.

Senin, 11 Juni 2012

Manusia dan Harapan

BAB 10. Manusia dan Harapan
Harapan
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan bergantung paa pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh.
Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintar. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat. Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni ditengah suatu keluarga dan anggota masyarakat lainnya.
Ada dua hal yang mendorong manusia hidup dalam pergaulan manusia lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Menurut Maslow sesuai dengan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
1. kelangsugnan hidup
2. keamanan
3. hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
4. diakui lingkungan
5. perwujudan cita-cita
Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia merupakan focus dari segala pikiran, sikap dan perasaan. Dalam tingkah laku, perbuatan manusia selalu hati hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Manusia sadar bahwa ketidak benaran dalam bertindak, berucap dapat mencemarkan atau menjatuhkan namanya.
Dr Yuyun suriasumantri dalam bukunya filsafat ilmu mengemukakan tiga teori tentang kebenaran :
1. teori koherensi; suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan – pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Misalnya setiap manusia pasti mati. Paul manusia. Paul pasti mati.
2. teori korespondensi’ teori yang menyatakan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung penyataan itu berkorespondesni (berhubungan dengan) obyek yagn dituju oleh pernyataan tersebut.
3. teori pragmatis’ Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.
Dasar kepercayaan adalah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1. kepercayaan pada diri sendiri
2. kepercayaan padaorang lain
3. kepercayaan pada pemerintah
4. kepercayaan pada Tuhan



Manusia dan Kegelisahan

BAB 9. Manusia Dan Kegelisahan


  • Kegelisahan
        Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa kwatir tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situai tertentu. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekwatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena pa yang diinginkan tidak tercapai. Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
           Kecemasan obyektif adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam utnuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadia takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu dalam keadaan tertentu dari lingkungan..
Kecemasan neorotis timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah Menurut Sigmund Freud kecemasan ini dibagi tiga macam yakni; kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, bentuk ketakutan yang irasional (phobia) dan rasa takut lain karena gugup, gagap dan sebaganya.
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam=macam emosi atnra lain: isri, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Semua itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Sikap seperti itu sering membuat orang merasa kwatir, cemas, takut gelisah dan putus asa.
Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
  • Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang aa pada diri seseorang, sehingga ia tida dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.
  • Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergangung pada mental orang dan kasus penyebabnya. Bermacam sebab terjadinya kesepian, frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Jadi kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi teman-teman sepergaulannya.
  • Ketidak pastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebabkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau. Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan tidak pasti ialah :
1. obsesi
2. phobia
3. kompulasi
4. hysteria
5. delusi
6. halusinasi
7. keadaan emosi
Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung pada mental si penderita. Andaikata penyebabnya sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita diajak pergi sendiri ke psikolog.
selama hidupnya, manusia pasti pernah mengalami kegelisahan baik intensitasnya sering ataupun jarang, apalagi di era globalisasi seperti saat ini yang membutuhkan tingkat kompetitifitas yang tinggi untuk hidup di dalamnya. kegelisahan sendiri berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak senang tidak sabar, cemas sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. sedangkan kita dapat mengetahui tanda tanda bahwa seseorang mengalami ketegang adalah dari tingkah lakunya. tingkah laku yang bagaimana? umumnya seorang yang sedang tegang melakukan hal- hal yang tidak biasa dia lakukan seperti berjalan mondar-mandir, duduk termenung sambil memegang kepalanya dan berbagai hal lain yang mungkin dapat membingungkan orang yang melihatnya.
“Sigmon Freud”seorang ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia, yaitu: kecemasan kenyataan, kcemasan neoritik dan kecemasan moril
A) kecemasan tentang kenyataan ( objektif )
kecemasan tentang kenyataan adalah suatu kenyataan yang pernah dialami oleh seseorang di masa lalu yang membuat orang tersebut menjadi shocked karenanya. sebagai contohnya, ketika seorang wanita mengalami kejadian penjambretan ketika ia sedang berjalan di suatu wilayah tertentu. ketika wanita tersebut diajak kembali ke tempat tersebut ia akan menjadi gelisah karena takut hal tersebut akan terulang lagi padanya.
B) Kecemasan Neoritis
kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, takut akan hal yang dibayangaknnya atau takut akan idnya sendiri sehingga menekan ego. kegelisahan ini akan membuat seseorang menjadi gelisah akan suatu hal yang buruk yang sedang di bayangkannya akan menjadi sebuah kenyataan. sebagai contohnya ayah dinar akan dipindahkan ke kota lain dan mereka sekeluarga harus pindah ke kota tersebut. kecemasan neoritis dinarpun memuncak ketika ayahnya membicarakan hal tersebut kepadanya. dinar membayangkan bahwa hidupnya di daerah tersebut akan tidak sebahagia di tempat yang ia tinggali sekarang karena kota baru tempat dimana ayahnya akan dipindahkan tersebut terletak di suatu daerah yang terpencil yang jauh dari tempat hiburan, dimana dinar sudah terbiasa untuk tinggal di kota besar yang banyak tempat hiburannya. hal tersebut merupakan sebuah contoh dari kecemasan Noritis.
C) kecemasan moril
kecemasan moril sendiri disebabkan oleh pribadi seseorang dimana tiap pribadi memiliki berbagai macam emosi seperti: iri, benci, dendam,dengki,marah,gelisah.rasa kurang,cinta.
rasa iri, benci,dendam merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat, oleh karena itu alasan untuk iri,benci,dengki kurang dapat dipahami oleh orang lain.
sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji bahkan mengakibatkan manusia merasa khawatir, takut,cemas,gelisah dan putus asa.
  • PENYEBAB KEGELISAHAN
Apabila di kaji, sebab sebab orang gelisah adalah karena mereka takut kehilangan berbagai macam haknya seperti hak untuk hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan dan lain-lain.
contohnya:
beberapa waktu belakangan ini kita sering mendengar isu bahwa jakarta akan diguncang gempa dengan daya rusak yang setara dengan bom hiroshima pada waktu tertentu. ketika mereka mendengar berita tersebut, mereka langsung panik dan melakukan persiapan untuk mengamankan barang-barang miliknya atau membuat tenda di depan rumah dan menjudge bahwa berita tersebut benar adanya. padahal kalau kita telaah secara mendalam, tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui kapan dan dimana gempa itu akan terjadi. hal tersebut dapat terjadi karena mereka takut kehilangan beberapa haknya seperti hak untuk hidup, ak untuk mendapat perlindungan, dan lain lain
  • CARA MENGATASI KEGELISAHAN
mengatasi kegelisahan ini peratam-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang. dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi. sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada tuhan.
  • KETERASINGAN
keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu dalah dari kata dasar terasing. kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. penyebab orang berada dalam posisi terasingkan adalah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat atau kekurangan yang ada pada diri seseorang , sehingga ia dapat atau sulit menyesuaikan diridalam masyarakat.

Manusia dan Tanggung Jawab

BAB 8. Manusia Dan Tanggung Jawab
A.  TANGGUNG JAWAB
1. Pengertian Tanggung Jawab
Pengertian Tanggung jawab menurut Ensiklopedi umum adalah : kewajiban dalam melakukan tugas tertentu.
Tanggung jawab timbul karena telah diterima wewenang. Seperti wewenang tanggung jawab juga membentuk hubungan tertentu antara pemberi wewenang dan penerima wewenang. Jadi tanggung jawab seimbang dengan wewenang.
Sedangkan menurut WJS. Poerwodarminto, tanggung jawab adalah sesuatu yang menjadi kewajiban (keharusan) untuk dilaksanakan, dibalas, dan sebagainya.
Dengan demikian kalau terjadi sesuatu maka seseorang yang dibebani tanggung jawab wajib menanggung segala sesuatunya. Oleh karena itu manusia yang bertanggung jawab adalah manusia yang dapat menyatukan diri sendiri bahwa tindakannya itu baik dalam arti menurut norma umum, sebab baik menurut seseorang belum tentu baik menurut pendapat orang lain atau apa yang dikatakan baik menurut pendapat dirinya ternyata ditolak oleh orang lain.
2. Macam-macam Tanggung Jawab
• Tanggungjawab terhadap diri sendiri
Manusia menyadari akan adanya tanggung jawab terhadap kewajibannya dalam kepribadiannya sebagai manusia pribadi. Dan bisa memecahkan masalahnya sendiri maupun apa yang harus dilakukan.
• Tanggungjawab Kepada Bangsa dan Negara
Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat sesuai norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Bila manusia berbuat salah maka harus tanggungjawab terhadap negara.
• Tanggungjawab terhadap Tuhan
Manusia diciptakan bukan tanpa tanggungjawab tetapi manusia mempunyai rasa tanggungjawab terhadap tuhan langsung. Sehingga tidak lepas dari hukumannya sesuai dengan kitab suci dari berbagai macam agama.
• Tanggungjawab terhadap keluarga
Setiap anggota keluarga harus tanggung jawab dalam menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggungjawab ini juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehiudupan.
• Tanggungjawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain, sesuai kedudukan manusia adalah makhluk sosial. Dan manusia merupakan kedudukan sebagai anggota masyarakat agar dapat hidup dalam masyarakat tersebut.
3. Pengabdian dan Pengorbanan
• Pengabdian
Pengabdian adalah perwujudan yang baik dalam kesetiaan, cinta kasih, kasih saying, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian pada hakekatnya tanggungjawab. Apbila manusia bekerja keras seharian maka dia sudah mengabdi terhadap keluarganya.
• Pengorbanan
Pengorbanan yaitu persembahan, sehingga merupakan kebaktian. Pengorbanan bersifat kebaktian mengandung unsur ikhlas yang mengandung pamrih

Manusia Dan Pandangan Hidup

BAB 7. Manusia Dan Pandangan Hidup
Setiap manusia memiliki pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrat, karena dpt menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk, hidup di dunia. Merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman. Pandangan hidup tidak muncul seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui proses wktu yang lama dan terus menerus.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

B. CITA-CITA
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan.
Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkah seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu bergantung dari tiga faktor.
- Faktor manusia
- Faktor kondisi
- Faktor tingginya cita-cita

C. KEBAJIKAN
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan nonna-norrna agama dan etika.
Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal:
Pertama faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
Faktor kedua yang menentukan tingkah laku seseorang adalah lingkungan (environ¬ment).
Faktor ketiga yang menentukan tingkah laku seseorang adalah pengalaman yang khas yang pemah diperoleh.

D. USAHA / PERJUANGAN
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia hams kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempuma. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia hams kerja keras. Apabila seseorang bercita-cita menjadi ilmuwan, ia hams rajin belajar dan tekun serta memenuh semua ketentuan akademik.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya.
Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan. Karena kemampuan terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian/ketrampilan.

E. KEYAKINAN / KEPERCAYAAN
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuaasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan.
(a) Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan.
(b) Aliran intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir.
(c) Aliran Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib Minya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.

F. LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Mengenal
kita harus mengenal dulu diri kita sendiri itu seperti apa dan bagaimana untuk menyesuaikan nya.
 2. Mengerti
kita harus mengerti semua apa yang telah kita lakukan dan apa yang sudah kita lakukan.
3. Menghayati
apabila kita sudah mengenal dan mengerti selanjutnya kita harus menghayatinya dengan hati. Dalam artian kita melakukan nya sesuai keinginan dalam hati kita.
4. Meyakini
Dalam melakukan suatu kegiatan kita harus menyakini dengan hati yang bersih dan berserah diri kepada allah. insyaallah kita akan di berikan suatu petunjuk yang bener oleh allah.
5. Mengabdi
Setelah semua yang tadi telah kita lakukan tinggal kita mengabdi kepada negara dimana tempat kita tinggal. Dan tidak lupa juga membalas semua kebaikan kedua orangtua kita karna tanpa doa orangtua kita tidak akan bisa sukses.