Senin, 07 Mei 2012

MANUSIA DAN PENDERITAAN


BAB 5 MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.      Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Derita artinya menagnggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Penderitaan akan dialami oleh stiap makhluk, hal tersebut adalah “resiko” dari kehidupan. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan yang kadang kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan diri dariNYA.
B.      SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat adanya siksaan timbullah penderitaan. Disalam kitab suci pun dijelaskan macam macam siksaan dan ancaman yang akan dialami manusia di akhir nanti.
C.      KEKALUTAN MENTAL
Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga bertingkah kurang wajar. Penderitaan yang dialami oleh manusia memang merupakan beban yang berat, sehingga dunia ini merupakan neraka dalam hidupnya. Bagi mereka yang tidak mampu menghadapi penderitaan didunia ini sering melontarkan kata kata “ lebih baik mati dari pad hidup”.
D.      PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Setiap manusia pasti merasakan penderitaan, baik berat maupun ringan, penderitaan dapat kita lalui dengan segenap kemampuan kita yang mesti kita perjuangkan untuk lepas dari penderitaan itu.
E.       PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN
Dalam dunia maju sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan yang lebih besar. Hal tersebut telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya. Media masa merupakan alat paling tepat untuk memberikan informasi peristiwa peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada manusia yang lainnya. Seniman pun yang membuat sesuatu yang merugikan bagi manusia lainya akan membuat penderitaan pula, seperti contoh pembuat snjata dan pembuat bom.
F.       PENDERITAAN DAN SEBAB SEBABNYA
Ada pun penyebab penyebab yang dapat kita ketahui:
·      -  Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
·      -   pendritaan yang tibul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan.

G.     PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif, tergantung penyelesaian penderitaannya yang dialaminya

MANUSIA DAN KEINDAHAN


BAB. 4 MANUSIA DAN KEINDAHAN


Keindahan dapat diartikan dengan bagus, permai, cantik, elok , rupawan, dan sebagainya. Keindahan merupakan bagian hidup dari diri manusia. Karena siapapun dan kapanpun dapat menikmati keindahan.

  Keindahan mempunyai nilai yaitu keabadian, yakni memiliki daya tarik yang selalu bertambah. Kecuali ada tangan – tangan perusak dari keindahan itu sendiri. Keindahan juga bersifat universal, yang berarti tidak terikat oleh tempat, selera, atau kelokalan seseorang.

Sesungguhnya keindahan itu adalah konsep abstrak yang dapat dinikmati ketika berwujud suatu karya. Atau lebih tepatnya yaitu susunan dari garis, warna, bentuk, ada, kata-kata, atau apapun yang tersusun secara selaras dan dapat dimaknai oleh seseorang yang melihatnya.  Seperti halnya; lukisan,  tulisan, film, alam, pemandangan, dan lain sebagainya.

Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan, dan sebagainya. Dan nilai yang mencakup segala sesuatu tentang keindahan disebut dengan nilai estetik, yaitu sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau membantu.

Keindahan dapat dinikmati oleh siapa saja tanpa adnya peraturan mengenai hal tersebut. Karena setiap individu memiliki selera atau sense terhadap karya seni yang berbeda-beda. Selera ini didukung oleh faktor-faktor yaitu kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Sedangkan Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan , merasakan , mengakui, dan menikmati sesuatu yang indah. Dua faktor inilah yang membuat sesuatu menjadi terlihat indah.

Keindahan itu pada dasarnya alamiah, yakni sudah terlebih dahulu diciptakan oleh sang pencipta. Contohnya saja alam dan  manusia. Sesuatu yang sangat sempurna adanya.



Keindahan telah menjadi bagian dari hidup seorang manusia. Keindahan perlu dijaga dan dilestarikan agar selalu bertambah pesonanya di stiap bertambahnya waktu. Tetapi jika kita lihat pad akenyataan di dunia ini banyak sekali manusia yang hanya bisa menggunakan tangannya unuk merusak hasil karya orang lain tanpa pernah menyadari bahwa karya seni itu layak untuk dihargai dan diapresiasikan. Padahal belum tentu semua orang bisa membuat karya.

Sebagai manusia yang bernilai dan bermoral haruslah kita menghargai keindahan. Mencintai keindahan berarti mencintai diri sendiri dan berarti juga menghargai Sang Pencipta Yang Maha Indah dan mencintai keindahan, mencintai keindahan juga akan mendatangkan kesejahteraaan dan kedamaian . Karena itu marilah kita semua menjadi manusia yang mengerti akan apa itu keindahan dan melestarikan keindahan. Dengan begitu akan tercipta Kesejahteraan dengan sendirinya.

MANUSIA DAN CINTA KASIH


BAB. 3 MANUSIA DAN CINTA KASIH

Pengertian Cinta Kasih

Rasa suka atau sayang atau juga kasih maupun ketertarikan adalah pengertian tentang cinta menurut kamus umum bahasa Indonesia karya WJS Poerdarminta. Dari sumber yang sama pengertian kasih adalah  perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan pengertian yang memilki makna yang hampir sama maka kasih akan memperkuat adanya cinta itu sendiri.
Meski memiliki makna yang hamper sama tetapi mempunyai pula perbedaan. Cinta lebih kepada medalamnya perasaan seseorang. Sedangkan kasih itu wujud dari adanya cinta tersebut. Dengan kata lain kasih itu bersumber dari cinta.

Cinta Menurut Ajaran Agama

Agama merupakan ajaran yang mutlak kebenarannya tidak dapat di ganggu gugat oleh apapun dan siapapun. Agama mengajarkan banyak hal untuk kehidupan manusia. Termasuk juga tentang cinta.
Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain.
Cinta menurut ajaran agama ada beberapa macam,yaitu;
·         Cinta Diri yaitu Dimana seseorang menjaga dirinya sendiri dari hal-hal yang negative, mengembangkan potensinya, dan yang terpenting adalah mengaktualisasikan dirinya di dalam kehidupan ini yang bertujuan untuk kebaikan dirinya sendiri
·         Cinta Kepada Sesama Manusia yaitu dimana manusia hidup didalam  kehidupan yang serasi. Keserasian ini akan muncul dengan sendirinya karena merupakan anugrah dari Yang Maha Kuasa. Dengan rasa cinta ini pula akan menciptakan banyak kebaikan dan kedamaian.
·         Cinta Kepada Rasul yaitu dimana seseorang menjalankan apa yang telah dicontohkan oleh panutan manusia, yaitu rasul. Menjalankan kebiasaan rasul sangat dianjurkan oleh agama. Karena banyak hal kebaikan yang perlu kita teladani dari beliau.


Kasih Sayang

Dalam kehidupan manusia kasih sayang itu merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini tumbuh dari cinta. Manusia tidak bisa hidup tanpa adanya kasih sayang.Kasih sayang itu bisa ke siapapun ke orangtua, pasangan, anak, tetangga, teman atau kerabat dekat lainnya.
Didalam kasih sayang akan ada tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka. Jadi kasih sayang akan menciptakan kesatuan. Dan yang paling penting dari kasih sayang itu sendiri adalah komunikasi yang berjalan dengan baik. 

  Hubungan Manusia dengan Cinta Kasih

Cinta memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, sebaba cinta merupakan landasan dalam kehidupan misalnya perkawinan dan keluarga. Cinta, kasih dan sayang selalu menyelimuti kehidupan manusia. Cinta kasih yang tlus akan membawa kebahagiaan yang begitu indah apabila selalu dialirkan kearah positif. Tanpa cinta hidup manusia akan hampa, karena pada dasarnya mencintai dan dicintai adalah kodrat dari Tuhan yang merupakan anugrah terindah. Dimana Tuhan memberi kita hati untuk merasakan cinta.
Oleh karena itu Cinta kasih ini perlu dijaga dengan baik untuk kebahagian kita semua. Demi Terciptanya kehidupan yang Sejahtera.

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSTRAAN


BAB 2. KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSTRAAN

A.      PENDEKATAN KESUSTRAAN
Hampir disetiapa zaman , seni termasuk sastra memegang peranan yang penting dalam the humanities. Terjadi karena seni merupakan ekspresi nilai nilai kemanusiaan, dan hukum formulasi nilai nilai kemanusiaan seperti didalam filsafat atau agama.
B.      ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Prosa dalam bahasa indonesia adalah cerita rekaan yang memiliki pemeran, lakuan peristiwa dan alur. Diindonesia prosa di bagi 2 yaitu :
a)      Prosa lama : dongeng, hikayat, sejarah, epos, cerita pelipur lara
b)      Prosa baru : cerpen, roman/novel, biografi, kisah, otobiografi

C.      NILAI NILAI DALAM PROSA FIKSI
Prosa fiksi cerita yang membawa moral, pesan atau cerita. Dan pembaca memperoleh  nilai nilai melalui sastra. Ada pun nilai nilai tersebut yaitu :
a)      Prosa fiksi memberikan kesenangan
b)      Prosa fiksi memberikan informasi
c)       Prosa fiksi memberikan warisan kultural
d)      Prosa fiksi memberikan keseimbangan wawasan

D.      ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI
Puisi termasuk seni sastra, sedngkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang atau unsur dari kebudayaan. Kepuitisan, keartistikan bahasa puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
a)      Figura bahasa
b)      Kata kata ambiquitas
c)       Kata kata berjiwa
d)      Kata kata konotatif
e)      Pengulangan
Puisi menyuguhkan kepada kita suasana suasana dan peristiwa kehidupan manusia dan juga dalam kaitan kehidupannya dengan alam dan Tuhan yang diekspresikan melalui bahasa yang artistik.
          Adapun alasan alasan yang mendsari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
a)      Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
b)      Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual
c)       Puisi dan keinsyafan sosial

Selasa, 13 Maret 2012

Manusia dan Kebudayaan




Manusia dan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakaan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain. Dalam uraian ini kita akan mencoba membahas tentang pengertian-pengertian dasar manusiadan kebudayaan.
A.    Manusia
Manusia di alam dunia ini memegang peranan yang unik, dan dapat dipandang dari banyak segi. Dalam ilmu eksakta, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia), manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika), manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia (biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan makhluk yang ingin memperoloeh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi), manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik), makhluk yang berbudaya, sering disebut homo-humanus (filsafat, dan lain sebagainya.

B.     Hakekat Manusia
a)      Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
Tubuh adalah materi yang dapat di;ihat, diraba, dirasa, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jiwa adalah roh yang ada di dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.
b)      Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya.
c)      Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawati.
d)     Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

Semakin dekat seseorang dengan Tuhan, semakin dekat pula ia menuju kesempurnaan dan semakin jauh ia dilepaskan dari rasa kekhawatiran. Semakin mendalan penghayatan terhadap Tuhan semakin bermakna pula kehidupannya, dan terungkap pula kenyataan manusia individual atau kenyataan manusia subyektif yang memiliki harkat dan martabat tinggi.

C.     Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melang sungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya”. Budaya dapat pula diartikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari, mengacu pada pola-pola perilaku yang ditularkan secara sosial, yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu.


D.    ORIENTASI NILAI BUDAYA

Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai. Menurut C. Klukhohn dalam karyanya Variations in Value Orientation (1961) system budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok  kehidupan manusia, yaitu :
1.      Hakekat Hidup Manusia
2.      Hakekat Karya Manusia
3.      Hakekat Waktu Manusia
4.      Hakekat Alam Manusia
5.      Hakekat Hubungan Manusia


KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
            Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah: manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dihasilkan manusia.
            Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitubggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.
            Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya.
            Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang ertat satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidaak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. Analisa terhadap keberdaan kebudayaan harus menyertakan pembatasaan masalah dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukuan dengan lebih cermat.

Jumat, 13 Januari 2012

Perkembangan TI dalam Biologi

Biologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh makhluk hidup. Biologi juga merupakan cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Semakin majunya perkembangan zaman antara Biologi dan perkembangan teknologi Komputer semakin tidak dapat terpisahkan. Pada abad ke-17, kemajuan dalam teknologi optik memungkinkan penemuan mikroskop. Temuan ini kemudian mengarah pada penemuan sel dan bakteri, secara fundamental mengubah arah biologi sebagai suatu disiplin ilmu.
 
 
Lalu semakin berkembang hingga ditemukannya teknologi X-ray. Pada teknologi ini hasilnya dapat menemukan struktur spiral ganda DNA dan dapat menampilkan visualisasi 3 dimensi bentuk protein. Semakin majunya zaman teknologi computer juga dapat merevolusi ilmu Biologi. komputer tidak hanya dapat dengan cepat memproses sejumlah besar data eksperimen dan efektif mengidentifikasi pola-pola dalam data, mereka juga dapat mensimulasikan fisika, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mengamati fisika di dunia nyata. Akurat simulasi komputer bio-molekul, seperti protein, sekarang alat teknologi standar dalam repertoar ahli biologi molekular. Simulasi ini telah menyebabkan banyak wawasan dan hipotesis tentang perilaku molekul dan interaksi mereka Teknologi ini juga memungkinkan komputer-desain dibantu obat-obatan dalam industri farmasi.. Akibatnya, obat-obatan telah menjadi lebih baik dan tersedia lebih cepat. Aplikasi komputer untuk biologi adalah menyelamatkan nyawa.
 
Contoh alat yang digunakan dalam bidang kedokteran yaitu 4D scan / 4D ultrasound scan. Alat ini digunakan untuk melihat bayi yang masih terdapat dalam kandungan. Alat ini dapat menghasilkan gambar 4D sang anak. Waktu terbaik untuk memiliki 3D atau 4D scan adalah ketika Anda adalah antara 26 dan 30 minggu hamil. Sebelum 26 minggu bayi Anda memiliki sangat sedikit lemak di bawah kulit, sehingga tulang wajahnya akan menunjukkan melalui kulitnya. Alat ini dapat berfungsi untuk mengetahui jenis kelamin sang anak. 
 
Biologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh makhluk hidup. Biologi juga merupakan cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Semakin majunya perkembangan zaman antara Biologi dan perkembangan teknologi Komputer semakin tidak dapat terpisahkan. Pada abad ke-17, kemajuan dalam teknologi optik memungkinkan penemuan mikroskop. Temuan ini kemudian mengarah pada penemuan sel dan bakteri, secara fundamental mengubah arah biologi sebagai suatu disiplin ilmu.
Lalu semakin berkembang hingga ditemukannya teknologi X-ray. Pada teknologi ini hasilnya dapat menemukan struktur spiral ganda DNA dan dapat menampilkan visualisasi 3 dimensi bentuk protein. Semakin majunya zaman teknologi computer juga dapat merevolusi ilmu Biologi. komputer tidak hanya dapat dengan cepat memproses sejumlah besar data eksperimen dan efektif mengidentifikasi pola-pola dalam data, mereka juga dapat mensimulasikan fisika, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mengamati fisika di dunia nyata. Akurat simulasi komputer bio-molekul, seperti protein, sekarang alat teknologi standar dalam repertoar ahli biologi molekular. Simulasi ini telah menyebabkan banyak wawasan dan hipotesis tentang perilaku molekul dan interaksi mereka Teknologi ini juga memungkinkan komputer-desain dibantu obat-obatan dalam industri farmasi.. Akibatnya, obat-obatan telah menjadi lebih baik dan tersedia lebih cepat. Aplikasi komputer untuk biologi adalah menyelamatkan nyawa.
 
Contoh alat yang digunakan dalam bidang kedokteran yaitu 4D scan / 4D ultrasound scan. Alat ini digunakan untuk melihat bayi yang masih terdapat dalam kandungan. Alat ini dapat menghasilkan gambar 4D sang anak. Waktu terbaik untuk memiliki 3D atau 4D scan adalah ketika Anda adalah antara 26 dan 30 minggu hamil. Sebelum 26 minggu bayi Anda memiliki sangat sedikit lemak di bawah kulit, sehingga tulang wajahnya akan menunjukkan melalui kulitnya. Alat ini dapat berfungsi untuk mengetahui jenis kelamin sang anak.
Dalam pelayanan di rumah sakit pun semakin mudah dan efisien. Karena para pasien tidak perlu menunggu waktu yang cukup lama untuk mendaftarkan diri karena proses administrasi sudah menggunakan computer jadi semua data klien sudah tersimpan dan dapat dicari/ diambil kembali dengan waktu yang singkat. Jadi, tidak perlu terdokumentasi di kertas  dan memerlukan waktu yang lama untuk mencari data klien dan dengan mempergunakannya banyak kertas biaya yang ditanggung klienpun dapat bertambah.
 
Dalam pelayanan di rumah sakit pun semakin mudah dan efisien. Karena para pasien tidak perlu menunggu waktu yang cukup lama untuk mendaftarkan diri karena proses administrasi sudah menggunakan computer jadi semua data klien sudah tersimpan dan dapat dicari/ diambil kembali dengan waktu yang singkat. Jadi, tidak perlu terdokumentasi di kertas  dan memerlukan waktu yang lama untuk mencari data klien dan dengan mempergunakannya banyak kertas biaya yang ditanggung klienpun dapat bertambah.

sumber : http://randylio.blogspot.com/2010/03/perkembangan-ti-dalam-biologi.html

Kamis, 12 Januari 2012

Ilmu Pengetahuan Teknologi Dengan Kemiskinan

Nama: Yogi Nofiawan prakoso
Tugas: Ilmu Sosial Dasar
NPM: 17111534
Kelas: 1KA20
Pendahuluan

Ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki kaitan yang jelas, yakni teknologi merupakan penerapan dari ilmu pengetahuan. Selain itu, teknologi juga mengandung ilmu pengetahuan didalamnya. Ilmu pengatahuan digunakan untuk mengatahui “apa” sedangkan teknologi digunakan untuk mengatahui “bagaimana”. Perubahan teknologi yang cepat dapat menyebabkan kemiskinan, karena dapat menyebabkan perubahan sosial yang fundamental.


Pengertian Ilmu dan Ilmu Pengetahuan.
Batas kajian ilmu adalah fakta sedangkan batas kajian filsafat adalah logika atau daya pikir manusia. Ilmu menjawab pertanyaan “why” dan “how” sedangkan filsafat menjawab pertanyaan “why, why, dan why” dan seterusnya sampai jawaban paling akhir yang dapat diberikan oleh pikiran atau budi manusia (munkin juga pertanyaan-pertanyaannya terus dilakukan sampai never ending)..n oleh Heidegger, setiap telaahan filosofis terdapat unsur metafisik.
1. ilmu adalah pengetahuan yang bersifat umum dan sistematis, pengetahuan dari mana dapat disimpulkan dalil-dalil tertentu menurut kaidah-kaidah umum. (Nazir, 1988)
2. konsepsi ilmu pada dasarnya mencakup tiga hal, yaitu adanya rasionalitas, dapat digeneralisasi dan dapat disistematisasi (Shapere, 1974)
3. pengertian ilmu mencakup logika, adanya interpretasi subjektif dan konsistensi dengan realitas sosial (Schulz, 1962)
4. ilmu tidak hanya merupakan satu pengetahuan yang terhimpun secara sistematis, tetapi juga merupakan suatu metodologi

Empat pengertian di atas dapatlah disimpulkan bahwa ilmu pada dasarnya adalah pengetahuan tentang sesuatu hal atau fenomena, baik yang menyangkut alam atau sosial (kehidupan masyarakat), yang diperoleh manusia melalui proses berfikir. Itu artinya bahwa setiap ilmu merupakan pengetahun tentang sesuatu yang menjadi objek kajian dari ilmu terkait.
alam pengertian lain, pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan inderawi. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan indera atau akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.

Pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman inderawi dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori. Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan melakukan pengamatan dan observasi yang dilakukan secara empiris dan rasional. Pengetahuan empiris tersebut juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris tersebut. Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulangkali. Misalnya, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.
Selain pengetahuan empiris, ada pula pengetahuan yang didapatkan melalui akal budi yang kemudian dikenal sebagai rasionalisme. Rasionalisme lebih menekankan pengetahuan yang bersifat apriori; tidak menekankan pada pengalaman. Misalnya pengetahuan tentang matematika. Dalam matematika, hasil 1 + 1 = 2 bukan didapatkan melalui pengalaman atau pengamatan empiris, melainkan melalui sebuah pemikiran logis akal budi. Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.

Ilmu Pengetahuan adalah suatu proses pemikiran dan analisis yang rasional, sistimatik, logik dan konsisten. Hasilnya dari ilmu pengetahuan dapat dibuktikan dengan percobaan yang transparan
dan objektif. Ilmu pengetahuan mempunyai spektrum analisis amat luas, mencakup persoalan yang sifatnya supermakro, makro dan mikro. Hal ini jelas terlihat, misalnya pada ilmu-ilmu: fisika, kimia, kedokteran, pertanian, rekayasa, bioteknologi, dan sebagainya.

SIKAPILMIAH
Sikap ilmiah yang dimaksud adalah sikap yang seharusnya dimilikioleh seorang
peneliti. Untuk dapat melalui proses penelitian yang baikdan hasil yang baik pula, peneliti
harus memiliki sifat-sifat berikut ini.
1) Mampu Membedakan Fakta dan Opini
Fakta adalah suatu kenyataan yang disertai bukti-bukti ilmiah dandapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya, sedangkan opini adalahpendapat pribadi dari
seseorang yang tidak dapat dibuktikankebenarannya sehingga di dalam melakukan studi
kepustakaan, seorangpeneliti hendaknya mampu membedakan antara fakta dan opini
agarhasil penelitiannya tepat dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkankebenarannya.

2)Berani dan Santun dalam Mengajukan Pertanyaan danArgumentasi
Peneliti yang baik selalu mengedepankan sifat rendah hati ketikaberada dalam satu ruang
dengan orang lain. Begitu juga pada saatbertanya, berargumentasi, atau mempertahankan hasil
penelitiannya akansenantiasa menjunjung tinggi sopan santun dan menghindari
perdebatansecara emosi. Kepala tetap dingin, tetapi tetap berani mempertahankankebenaran
yang diyakininya karena yakin bahwa pendapatnya sudahdilengkapi dengan fakta yang jelas
sumbernya.

3) Mengembangkan Keingintahuan
Peneliti yang baik senantiasa haus menuntut ilmu, ia selalu berusahamemperluas pengetahuan
dan wawasannya, tidak ingin ketinggalaninformasi di segala bidang, dan selalu berusaha
mengikuti perkembanganilmu pengetahuan yang semakin hari semakin canggih dan modern.

4) Kepedulian terhadap Lingkungan
Dalam melakukan penelitian, peneliti yang baik senantiasa peduliterhadap lingkungannya dan
selalu berusaha agar penelitian yangdilakukannya membawa dampak yang positif bagi lingkungan dan bukan sebaliknya.

Definisi Teknologi
Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai dikenal sebelum sains dan teknik.
Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia, namun jika pada kenyataannya teknologi malah mempersulit, layakkah disebut Ilmu Pengetahuan?
Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian, penemuan yang sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknologi.

Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat.

Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.
Makna Teknologi, menurut Capra (2004, 106) seperti makna ‘sains’, telah mengalami perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu technologia, yang diperoleh dari asal kata techne, bermakna wacana seni. Ketika istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris di abad ketujuh belas, maknanya adalah pembahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20, maknanya diperluas untuk mencakup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi juga metode dan teknik non-material. Yang berarti suatu aplikasi sistematis pada teknik maupun metode. Sekarang sebagian besar definisi teknologi, lanjut Capra (2004, 107) menekankan hubungannya dengan sains. Ahli sosiologi Manuel Castells seperti dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan teknologi sebagai ‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan.

Fenomena teknik pada masyarakat
Fenomena teknik pada masyarakat teknik, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagia berikut :
1. Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional
2. Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
3. Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis
4. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan
5. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
6. Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan
7. otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.
Teknologi yang berkembang denan pesat meliputi berbagai bidang kehidupan manusia. Luasnya bidang teknik digambarkan sebagaia berikut :
1. Teknik meluputi bidang ekonomi, artinya teknik mampu menghasilkan barang-barang industri. Dengan teknik, mampu mengkonsentrasikan capital sehingga terjadi sentralisasi ekonomi
2. Teknik meliputi bidang organisasional seperti administrasi, pemerintahan, manajemen, hukum dan militer
3. Teknik meliputi bidang manusiawi. Teknik telah menguasai seluruh sector kehidupan manusia, manusia semakin harus beradaptasi dengan dunia teknik dan tidak ada lagi unsur pribadi manusia yang bebas dari pengaruh teknik.

PENGERTIAN KEMISKINAN

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
  • Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangansehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  • Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Ciri-ciri manusia yg berada di bawah kemiskinan
mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Tidak memiliki factor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, ketrampilan.
  2. DllTidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan
  3. sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan ataua modal usahaTingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai taman SD.
  4. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas
  5. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai ketrampilan.
Fungsi-fungsi Orang Miskin

Pertama : adalah menyediakan tenaga kerja untuk pekerjaan kotor, tidak terhormat, berat, berbahaya, tetapi di bayar murah.

Kedua : kemiskinan adalah menambah atau memperpanjang nilai guna barang atau jasa. Baju bekas yang sudah tidak terpakai dapat di jual ( atau dengan bangga di katakan ” di infakan ”)kepada orang-orang miskin.

Ketiga : kemiskinan adalah mensubsidi berbagai kegiatan ekonomi yang menguntungkan orang-orang kaya. Pegawai-pegawai kecil, karena di bayar murah, petani tidak boleh menaikan harga beras mereka untuk mensubsidi orang-orang kota.

Kempat : kemiskinan adalah menyediakan lapangan kerja,bagaimana mungkin orang miskin memberikan lapangan kerja ? karena ada orang miskin lahirlah pekerjaan tukang kredit ( barang atau uang ) aktivis-aktivis LSM ( yang menyalurkan dana dari badan-badan internasional lewat para aktivis yang belum mendapatkan pekerjaan kantor ) belakangan kita tahu bahwa tidak ada komunitas yang paling laku di jual oleh negara ketiga di pasaran internasional selain kemiskinan.

Kelima : kemiskinan adalah memperteguh status sosial orang-orang kaya, perhatikan jasa orang miskin pada perilaku orang-orang kaya baru. Sopir yang menemaninya memberikan label bos kepadanya.Nyonya-nyonya dapat menunjukan kekuasaannya dengan memerintah inem-inem mengurus rumah tangganya.

Kemiskinan menurut orang lapangan (umum) dapat dikatagorikan kedalam tiga unsure :

   1. Kemiskinan yang disebabkan handicap badaniah ataupun mental seseorang
   2. Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam
   3. Kemiskinan  buatan. Yang  relevan dalam hal ini adalah kemiskinan buatan, buatan manusia terhadap manusia pula yang disebut kemiskinan structural. Itulah kemiskinan yang timbul oleh dan dari struktur-struktur  buatan manusia, baik struktur ekonomi, politik, sosial maupun cultural. Selaindisebabkan oleh hal – hal tersebut, juga dimanfaatkan oleh sikap “penenangan” atau “nrimo”, memandang kemiskinan sebagai nasib, malahan sebagai takdir Tuhan. Kemiskinan menjadi suatu kebudayaan atau subkultur, yang mempunya struktur dan way of life yang telah turun temurun melalui jalur keluarga. Kemiskinan (yagn membudaya) itu disebabkan oleh dan selama proses perubahan sosial secara fundamental, seperti transisi dari feodalisme ke kapitalisme, perubahan teknologi yang cepat, kolonialisme, dsb.obatnya tidak lain adalah revolusi yang sama radikal dan meluasnya.

SUMBER
-http://definisi-pengertian.blogspot.com/2009/11/pengertian-ilmu-dan-ilmu-pengetahuan.html
-http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/01/definisi-teknologi.html
-http://www.scribd.com/doc/40750397/Sikap-Ilmiah
-http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
-http://sosbud.kompasiana.com/2010/02/17/fungsi-fungsi-orang-miskin/